 |
Predict Your Future
_____________________________________________________________
Try to introspect your self, what you have done so far
and what you have achieved ?
Is it satisfy yourself ? Sometimes,
people do not realize that, they just pass the life without making
any progress. Meanwhile others that having the same given condition,
making a great progress in their life. Why ? This phenomena can
be explain by using a simple explanation through Life Statisitcal
Concept. Read Full Article (in Bahasa)
Statistika kehidupan
Oleh : Suheri
Pengarang Buku : Jangan Cuma Bermimpi, Mulai Saja!
Statistik merupakan ilmu yang
dapat memberikan pemahaman kepada kita terhadap penomena yang
mungkin terjadi di masa datang. Dengan menggunakan data-data lalu
kemudian dianalisa pola yang terjadi sehingga kita dapat melihat
suatu kecendrungan atau trend dari kejadian-kejadian tersebut.
Berdasarkan kecendrungan itu, kita membuat prediksi-prediksi atau
perkiraan-perkiraan yang akan muncul. Apabila teori statistik
ini kita aplikasikan atau diterapkan dalam kehidupan kita, kitapun
dapat dapat memperkirakan kehidupan seperti apa yang akan kita
lalui di masa datang. Kita dapat memperkirakan kesuksesan apa
yang akan kita lalui dan tingkat kekayaan yang akan kita punyai.
Perhatikan ilustrasi berikut :
Gambar 1. Statistika Kehidupan
Coba ambil satu indikator yang
ingin anda ukur dalam hidup ini, misalnya tingkat kekayaan, karir,
atau apa saja yang menurut anda sebagai kunci sukses. Bila tahun
pertama berada pada posisi t-3 (tiga tahun lalu), kemudian bergerak
pada posisi t-2, t-1, dan pada saat ini anda berada pada posis
skr (sekarang), secara statistik dapat ditarik suatu garis regresi
yang menggambarkan trend atau kecendrungan yang akan terjadi di
masa datang (garis regresi/pilihan B). Dari garis regresi ini,
dapat diperkirakan setahun kedepan anda akan berada pada tingkat
karir, kekayaan, atau kesuksesan pada posisi 1, demikian pula
dua tahun ke depan pada posisi 2, dan tiga tahun dari sekarang
pada posisi 3. Hal ini akan terjadi apabila anda tidak melakukan
apa-apa, tidak melakukan perubahan yang berarti, baik dari segi
perbaikan upaya, perbaikan sikap, perbaikan penggunaan waktu,
perbaikan penggunaan uang, perbaikan pengetahuan, dll, dibandingkan
dengan apa yang anda lakukan selama ini. Perkiraan ini akan menjadi
kenyataan bahkan bisa tetap atau lebih buruk karena perubahan
menuntut kita untuk lebih baik dari hari ke hari.
Dan adalah menyedihkan apabila kecendrungan tersebut tidak menunjukkan
perbaikan, melainkan tetap atau malah turun seperti gambar 2 dan
3 berikut :

Apabila kehidupan kita seperti
Grafik 2, maka tahun-tahun mendatang akan kita lalui dengan taraf
kehidupan yang sama seperti sekarang. Jika anda mengeluh dalam
menjalankannya, maka keluhan itu akan tetap ada nantinya. Jika
Anda merasa tidak cukup, maka tetap akan tidak cukup nantinya.
Kondisi ini akan semakin tidak menyenangkan bila dikaitkan dengan
perubahan yang selalu terjadi di sekitar kita. Tuntutan kebutuhan
semakin tinggi, tingkat tumbuhan godaan belanja semakin naik,
belum lagi bila inflasi tinggi, maka Anda secara perlahan mengalami
penurunan tingkat kemampuan dan tingkat kehidupan.
Keadaan ini menjadi lebih buruk lagi bila grafik yang terjadi
adalah seperti pada Grafik 3. Kesengsaraan akan menunggu dan tidak
ada titik cerah yang menunggu Anda di depan nanti.
Grafik-grafi yang menggambarkan statistik kehidupan ini merupakan
cara yang baik bagi kita untuk merefleksikan diri. Apakah yang
telah kita lakukan dan lalui telah memuaskan kita. Apabila saat
ini kita telah merasa cukup, apakah ke depan kita cukup puas dengan
kecendrungan yang mungkin akan terjadi bila kita tidak melakukan
sesuatu yang berbeda mulai saat ini.
Masalahnya adalah, kepuasan bukanlah ukuran segala-galanya, yang
penting Anda ukur adalah sejauh mana hidup ini telah bermakna.
Sehingga pertanyaannya menjadi bagaimanakah Anda ingin melalui
hidup ini ke depan nanti. Statistika kehidupan hanya memberikan
gambaran bagi Anda sehingga Anda segera menyadari bahwa hidup
ini akan tetap berjalan, apapun yang akan anda lakukan, tapi anda
dapat merencanakan jalan mana yang akan anda pilih.
Pilihan ini merupakan momentum awal bagi Anda dalam menjalani
hari-hari yang akan datang. Bila kita lihat kembali Grafik 4,
ada tiga pilihan dasar yang dapat anda pilih :

Grafik 4.
a. Anda ingin mengubah kecendrungan
yang akan terjadi dengan loncatan yang luar biasa dalam kehidupan.
Pilihan A.
b. Tetap saja dengan kondisi saat ini. Pilihan B
c. Dari hari ke hari kehidupan Anda semakin memburuk
Saat ini adalah momentum bagi
Anda untuk menentukan pilihan. Dan pilihan inilah kelak yang akan
menjadi penggerak dalam segala tindak tanduk Anda ke depan. Tindakan
yang terencana sesuai dengan arah yang telah Anda tetapkan.
Hari-hari Dalam Kehidupan
Sejalan dengan pergerakan
bumi mengelilingi Matahari dan Bumi berputar pada porosnya secara
rutin, menyebabkan silih bergantinya siang dan malam. Pergantian
ini berlangsung rutin tanpa adanya gangguan dan akan terjadi demikian
sampai saatnya Dunia ini berakhir (kiamat). Perjalanan waktu akan
terus mengalir, tanpa henti yang ditandai dengan bergantinya hari
dari suatu hari ke hari berikutnya.
Pergantian hari ini mengakibatkan hari dapat dikategorikan menjadi
tiga masa, yang secara rutin akan tetap ada. Ketiga hari ini adalah
hari lalu, hari ini, dan hari esok. Walaupun setiap hari sudah
diberi nama, menjadi 7 hari dalam seminggu, sesungguhnya 3 jenis
hari itulah yang ada dalam perjalanan hidup kita di Dunia ini.
Sementara itu di antara 3 hari yang ada di Dunia ini ada satu
hari lagi yang sangat berharga melebihi hari-hari lainnya dalam
kehidupan kita, yaitu hari akhir (aherat). Hari yang kelak menjadi
ajang pertanggungjawaban atas segala perbuatan kita selama menjalani
kehidupan di Dunia yang fana ini. Hari akhir ini merupakan hari
di mana kita dapat menikmati setiap pilihan yang telah kita putuskan
ketika menjalani kehidupan di Dunia.
Sekarang mari kita bahas ketiga hari selain hari akhirat seperti
dijelaskan di atas :
1. Hari Lalu
Hari lalu adalah hari-hari yang telah kita lalui. Apapun yang
terjadi di sana adalah sesuatu yang sudah terjadi. Apapun yang
akan kita lakukan kemudian tidak akan mengubah apa yang telah
terjadi tersebut. Kita dapat belajar dari apa yang terjadi, kemudian
memperbaikinya atau mencegah hal yang sama agar tidak terjadi
lagi, tapi kita tidak bisa mundur dan kembali ke masa lalu untuk
memperbaiki dan mengulang apa yang telah kita lakukan. Kenapa
hal ini perlu ditekankan, karena sering sekali kita baru sadar/tahu
akibat dari apa yang kita lakukan pada waktu lalu setelah sesuatu
itu berlalu atau terjadi, bukan sebaliknya. Padahal apa yang terjadi
tersebut adalah hasil dari keputusan-keputusan yang telah kita
perbuat, baik secara langsung maupun tidak langsung, baik secara
sngaja maupun tidak.
2. Hari Esok
Hari esok adalah hari yang tidak pasti. Kita tidak tahu apakah
kita akan melaluinya atau tidak. Kita hanya dapat memperkirakan,
tapi tidak dapat memastikan apa yang akan terjadi. Namun hari
esok adalah hari yang tetap akan datang, baik kita suka atau tidak,
dengan atau tanpa kita. Jika kita sampai ke sana, kita tidak dapat
menolak untuk melaluinya, yang dapat kita lakukan adalah merencanakan
apa yang kita harapkan pada hari esok. Merencanakan hari esok
merupakan sesuatu yang harus kita lakukan agar kita lebih siap
menghadapinya, agar yang terjadi mendekati atau sesuai dengan
yang kita harapkan. Bagaimana agar hari esok menjadi lebih baik
dan diharapkan sesuai dengan yang kita inginkan ? Kita harus mengelola
hari ini, hari yang sedang kita hadapi saat ini. Oleh karena itu
jangan sia-siakan sedikitpun waktu yang Anda punya hari ini.
3. Hari Ini
Di antara 3 jenis hari yang ada, yang jadi milik kita adalah hari
ini, hari yang sedang kita lalui. Hari di mana kita berbuat atau
memutuskan sesuatu. Hari ini ada dalam kontrol kita, persisnya
saat ini. Hari yang akan menentukan apa yang akan terjadi nantinya.
Jika Anda melihat kembali ke Grafik 1, tentang statistika kehidupan,
yang dimaksud sekarang adalah hari ini, saat ini, saat di mana
kita sedang melalui waktu ini. Hari ini akan menjadi hari lalu
sebentar lagi. Sebelum Anda meninggalkannya berbuatlah sesuatu
saat ini juga tanpa perlu menunda-nundanya. Anda lakukan ini untuk
hari-hari yang akan datang, agar Anda tidak menyesal kemudian.
Anda melaluinya hanya sekali, yaitu saat ini, besok, hari ini
sudah menjadi berlalu dan Anda tidak dapat mengulanginya lagi.
Hari ini merupakan kesempatan bagi Anda untuk meletakkan pondasi
untuk mengukir sejarah di masa datang, tentunya jika Anda menggunakannya
sebaik-baiknya. Sebaliknya dia akan tinggal dan tidak akan pernah
bisa dijemput kembali.
Pemahaman kita akan ketiga
jenis hari ini akan menjadi dasar bagi Anda untuk menentukan pilihan.
Anda bisa belajar dari masalah yang anda lalui di hari lalu untuk
merencanakan hari esok yang diimpikan dan berbuat sesuatu berdasarkan
pengetahuan yang Anda miliki hari ini sehingga mimpi Anda bisa
terwujud.
Dalam kenyataan
sehari-hari, walaupun sudah disadari konsekuensi yang dihadapi
atas ketiga macam hari ini, namun tidak sedikit orang yang tetap
tidak tergerak hatinya untuk berbuat sesuatu sehingga segala sesuatunya
menjadi lebih baik. Kemudian mereka kembali menyesali apa yang
terjadi dalam hidupnya. Hal ini dapat diilustrasikan dengan skema
berikut yang sering menjadi pilihan umum bagi orang dalam bersikap.

Perubahan adalah sesuatu yang pasti terjadi, apa yang baik hasilnya
hari lalu belum tentu masih bisa berhasil baik untuk hari ini.
Perubahan ini menuntut kita untuk selalu melakukan sesuatu, misalnya
menyesuaikan sesuatu, dan yang terpenting adalah berbuat sesuatu
agar apa yang kita inginkan tercapai.
Kita tidak boleh terjebak pada zona nyaman kita, dan kita tidak
bisa hanya berdiam diri dan tidak mau pusing dengan kesempatan
yang kita lalui. Zona nyaman dan tidak mau pusing dengan keadaan
yang terjadi di sekitar kita, membuat orang tidak punya kemauan
untuk berbuat. Ini adalah sangat mendasar, di mana inisiatif tidak
akan pernah timbul dari orang-orang yang bersikap demikian. Hidupnya
diprediksi akan mengikuti garis regresi linear, bahkan tidak jarang
malah menurun. Jika Anda masih punya mimpi untuk memperbaiki diri
dan ingin menata masa depan yang lebih baik, Anda harus keluar
dari kedua jebakan ini.
Untuk keluar dari jebakan Zona Nyaman, bayangkanlah suatu ketika
ada suatu kejadian yang diluar kendali Anda, sehingga apa yang
Anda nikmati saat ini tidak menjadi milik Anda lagi. Apakah Anda
sudah siap ? Seberapa cepat Anda mampu mempersiapkan diri untuk
mengatasinya ? Tidakkah akan terlambat ?
Zona Nyaman adalah situasi yang membuat kita lalai. Dan segala
ilmu, ketrampilan, dan aset yang kita miliki tidak akan termanfaatkan
secara optimum. Anda akan menyia-siakan banyak hal yang tidak
sepantasnya terjadi. Kedua jebakan ini adalah pengaruh dari lingkungan
di mana Anda berada..
Apalagi selain meghadapi kedua jebakan tersebut, tidak jarang
pula orang terjebak dalam hambatan yang diciptakannya sendiri,
secara mental atau hambatan mental. Bisa saja dia puna keinginan
untuk berbuat sesuatu, tidak seperti dua jebakan di atas, tapi
banyak kendala yang menjadi pikirannya sehingga secara mental
dia merasa tidak akan berhasil dalam melakukan apa pun. Beberapa
hambatan mental yang sering kita dengar apabila seseorang diharapkan
untuk berubah atau melakukan sesuatu menjadi lebih baik adalah
seperti list berikut :
1. Sulit melakukannya
2. saya tidak bisa
3. pendidikan saya terlalu rendah
4. saya tidak tahu caranya
5. bidang saya tidak mendukung
6. saya tidak punya cukup modal
7. saya tidak punya keahlian
8. saya tidak punya jaringan
9. saya tidak memiliki tempat yang memadai
10. saya sudah terlalu tua
11. saya bukan dari keluarga yang berada
12. apalah yang bisa saya perbuat
13. saya tidak melihat ada orang yang berhasil selama ini
14. saya tidak berbakat
15. saya pemalu
16. saya tidak bisa menjual
17. dll
Seluruh list alasan tersebut
adalah alasan yang diciptakan oleh pikiran kita yang akan membatasi
diri kita untuk terjun dalam melakukan sesuatu. Akibatnya kita
tidak akan pernah berbuat dan pilihan yang umum terjadi adalah
tidak berbuat apa-apa dengan kata lain kita memilih status quo.
Padahal untuk mengubah sesuatu kita harus memulai sesuatu, sekecil
apa pun, semampu apa pun, mulai saja. Zona nyaman dan tidak mau
pusing dengan apa yang terjadi membuat Anda tidak punya inisiatif,
dan hambatan mental membuat Anda yang punya keinginan tidak berani
untuk melakukan apapun. Jadi bagaimanakah prediksi Anda akan masa
depan Anda ?
by Suheri - SuheriCenter.com
Get your Free motivation tips and techniques at the SuheriCenter.com
Web site. Visit www.SuheriCenter.com now!
As long as it's reprinted in its entirety
and the signature line remains intact, editors and publishers
are free to reprint this article. Just direct a courtesy copy
to suheri_lbs@yahoo.com
|